Penyampaian SPPT PBB P2 Tahun 2020 & Piagam Penghargaan Berprestasi Lunas PBB

Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo menyampaikan SPPT PBB P2 secara simbolis kepada Pemerintah Desa dan Wajib Pajak serta menyampaikan piagam penghargaan kepada Aparatur Berprestrasi Lunas PBB, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis 02 Januari 2020.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan PBB P2, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman terus berupaya menyempurnakan mekanisme pelayanan publik yang terkait dengan PBB P2. Salah satu upaya penyempurnaan yang dimaksud adalah mempercepat penerbitan dan penyampaian SPPT PBB P2 pada hari pertama masuk kerja di tahun 2020.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya menjelaskan ketetapan PBB P2 tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten Sleman tidak menempuh kebijakan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) secara massal, kecuali beberapa objek pajak khusus yang bernilai komersial tinggi. Pokok ketetapan PBB P2 tahun 2020 adalah sejumlah 633.103 lembar SPPT dengan nominal ketetapan sejumlah Rp. 87,3 milyar.

Dalam hal pelayanan pembayaran PBB P2 , terdapat 5 Bank yang siap melayani pembayaran PBB P2 Kabupaten Sleman, yaitu Bank BPD DIY, Bank Bri Syariah, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap aparatur Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa atas dukungannya mensukseskan realisasi penerimaan pajak daerah. Yang menerima Piagam Penghargaan dimaksud adalah sejumlah 4 Camat, 25 Kepala Desa, dan 504 Kepala Dukuh yang dapat mencapai lunas PBB P2 tahun 2019.

Menurut Sri Purnomo, PBB Kabupaten Sleman mengalami peningkatan dilihat di tahun 2019 lalu pokok ketetapan SPPT PBB P2 sebesar Rp.83 milyar dengan SPPT PBB P2 sebanyak 627.729 lembar, ralisasi pembayaran mencapai Rp.62,4 milyar dengan SPPT PBB P2 terbanyak 522.850 lembar.

“Artinya pembayaran PBB P2 tahun 2019 sebesar 81,69 persen dari pokok ketetapan akhir,” katanya.

Ia juga menjelaskan realisasi PAD pada tahun 2019 dari target PAD sebesar Rp.903,2 milyar tercapai Rp.950 milyar atau 105% yang terdiri dari realisasi pajak daerah sebesar Rp.646,4 milyar, retribusi daerah sebesar Rp.53,7 milyar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.36,3 milyar dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp.213,5 milyar.

“Kami berharap, masyarakat selaku wajib pajak PBB P2 semakin mendapatkan kemudahan dalam menunaikan kewajiban perpajakan daerahnya di Kabupaten Sleman dan membayar PBB P2 sebelum jatuh tempo 30 September 2020,” Jelas Harda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*