Bidang Penagihan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman mengadakan sosialisasi penggunaan produk lokal bangi pengusaha hotel di Kabupaten Sleman, dan sosialisasi dari Bank BNI.
Dihadiri Kepala Dinas Perindurtrian dan Perdagangan Mae Rusmi Suryaningsih dan Dekranasda Abdul Kadir dan diikuti oleh 70 Wajib Pajak Hotel Bintang dan 40 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) bertempat di Ruang Rapat III B lantai 3, Kantor BKAD Kabupaten Sleman. (5/12/19)
Sosialisasi ini bertujuan untuk menjebatani dan menghubungkan pelaku UMKM dan pengusaha hotel agar saling menguntungkan.
“Menjembatani dan menghubungkan pelaku UMKM dan pengusaha hotel agar dapat bersinergi, berkolaborasi dalam hubungan bisnis yang saling menguntungkan” Jelas Harda Kiswaya, Kepala BKAD Sleman.
Hotel menggunakan produk lokal dari UMKM untuk keperluan dapur, restoran, dekorasi, mebeler, kerajinan, ataupun mengisi drugstore untuk oleh-oleh atau lainnya.
“Hotel memperoleh barang dengan kualitas yang sama dengan harga yang lebih kompetitif”, tambahnya.
“Jumlah Tenaga Kerja yang terserap di sektor industri di Kabupaten Sleman 4,12%” Ulas Mae Rusmi.
Tujuan pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM) berdaya saing global dan berperan signifikan dalam penguatan struktur Industri Nasional, berperan dalam pengentasan kemiskinan melalui perluasan kesempatan kerja, menghasilkan barang dan atau jasa industri yang mempunyai daya saing sehingga kompetitif di pasaran.
Pembangunan industri ke depan menjadi pilar dan penggerak utama perekonomian nasional. Karena itu Kementerian Perindustrian gencar mengkampanyekan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) kepada instansi pemerintah, swasta hingga masyarakat
Upaya tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 2 Tahun 2014 tentang Pedoman P3DN
Mae Rusmi juga menjelaskan alasan harus menggunakan produk lokal yang sangat penting.
“Menggunakan produk lokal dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, membangkitkan rasa nasionalisme dan rasa bangga terhadap kreasi anak bangsa”.






































Be the first to comment