Sleman, 6 Agustus 2025 – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sleman melakukan audiensi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman dalam rangka menjalin koordinasi terkait dukungan terhadap program kerja organisasi. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat 1A BKAD Sleman dan dipimpin langsung oleh Kepala BKAD, Abu Bakar, didampingi oleh Kepala Bidang Perbendaharaan, Nisa Fidyati serta Kepala Bidang Aset, Dwi Nugroho.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Pengurus PPDI Sleman menyampaikan bahwa mayoritas program kerja yang dijalankan oleh PPDI berfokus pada sektor peternakan dan pertanian. Kegiatan tersebut didukung dengan penggunaan berbagai inventaris seperti filing cabinet, perangkat komputer, dan perlengkapan lainnya yang menunjang kelancaran kegiatan.
Lebih lanjut, PPDI Sleman menjelaskan bahwa untuk mengembangkan potensi program kerja secara optimal, pihaknya sangat membutuhkan fasilitas tambahan, antara lain kantor sekretariat yang representatif, alat bantu bagi penyandang disabilitas, serta bengkel disabilitas. Bengkel tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan dan pemberdayaan bagi anggota, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Sleman.
Kepala BKAD Kabupaten Sleman dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat kemandirian yang ditunjukkan oleh PPDI Sleman. Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan berbagai kebutuhan yang disampaikan, dibutuhkan koordinasi lintas sektor dengan instansi-instansi terkait. BKAD, menurutnya, siap memfasilitasi komunikasi lebih lanjut agar program yang diusulkan dapat terintegrasi dengan baik dalam kebijakan dan rencana kerja pemerintah daerah.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat sinergi antara PPDI Sleman dan pemerintah daerah, demi terwujudnya inklusi sosial dan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas di Kabupaten Sleman.




Be the first to comment