Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan koordinasi dalam rangka optimalisasi pemungutan pajak daerah tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Venue Palgawa Seta Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang dan diikuti oleh seluruh pegawai pada bidang pendapatan BKAD Sleman.
Bertujuan untuk menyusun serta menyelaraskan strategi dan rencana kerja dalam upaya mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman tahun 2026. Pada tahun tersebut, target PAD mengalami peningkatan sebesar Rp200 miliar, dari sebelumnya Rp1,1 triliun menjadi Rp1,3 triliun.
Dalam kegiatan ini, dua bidang pendapatan, yaitu Bidang Pendaftaran, Pendataan, dan Penetapan serta Bidang Penagihan dan Pengembangan, memaparkan strategi dan langkah konkret yang akan dilaksanakan guna mendukung pencapaian target tersebut. Pemaparan diawali oleh Kepala Bidang Pendaftaran, Pendataan, dan Penetapan, Tintin Fathonah, yang kemudian dilanjutkan oleh Ketua Tim Kerja (Katimja) pada bidang yang sama.
Selanjutnya, Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan, Safirta Harya Rekyani, menyampaikan strategi optimalisasi penagihan dan pengembangan pendapatan daerah, yang kemudian diperkuat dengan pemaparan dari Katimja Bidang Penagihan dan Pengembangan. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BKAD Sleman, Abu Bakar dan Sekretaris, Ibnu Pujarta, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan koordinasi.
Dalam penyampaiannya, Tintin Fathonah menekankan pentingnya kerja tim yang solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan wajib pajak. Menurutnya, pelayanan yang optimal dan profesional menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung pencapaian target PAD yang telah ditetapkan.
Kegiatan koordinasi ini juga dihadiri oleh Bupati Sleman, Bapak Harda Kiswaya, yang memberikan arahan kepada seluruh pegawai. Dalam arahannya, Bupati Sleman berharap agar strategi dan rencana yang telah disusun dapat diimplementasikan secara maksimal sehingga target PAD tahun 2026 dapat tercapai dan mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Sleman yang lebih maju.
Lebih lanjut, Harda Kiswaya menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas dan wawasan pegawai sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Ia mendorong seluruh pegawai BKAD Sleman untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar dapat menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran bidang pendapatan BKAD Sleman memiliki pemahaman yang sama serta komitmen bersama dalam mengoptimalkan pemungutan pajak daerah demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman.










Be the first to comment